PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN FASILITAS KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE TWO STEP CLUSTER

Authors

  • Putri Indi Rahayu Universitas Padjadjaran
  • Pardomuan Robinson Sihombing Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.46306/bay.v1i1.8

Keywords:

Kluster, Kesehatan, Indonesia

Abstract

Fasilitas kesehatan merupakan hal yang paling dasar dari kesehtan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan. Berdasarkan data dari kementrian kesehatan di tahun 2017, fasilitas kesehatan di provinsi indonesia, terdapat 34 provinsi yang menjadi objek penelitian. Two Step Cluster (TSC) adalah metode yang dirancang untuk mengatasi masalah skala pengukuran yang berbeda dalam hal ini bertipe kontinu dan kategorik. Dalam penelitian ini TSC digunakan untuk mengelompokkan provinsi di indonesia berdasarkan fasilitas kesehatan. Hasil dari TSC didapatkan 3 pengelompokkan yaitu Kelompok 1 memiliki 4 provinsi dengan frekuensi jumlah klinik, jumlah dokter umum, jumlah bidan, keberadaan tenaga terapi fisik dan keberadaan teknisi medis. Kelompok 2 memiliki 12 provinsi, dimana untuk frekuensi terapi fisik  tidak ada provinsi yang tidak mempunyai tenaga terapi fisik, dan 12  provinsi yang mempunyai tenaga terapi fisik sedangkan untuk frekuensi teknisi medis tidak ada  provinsi yang tidak mempunyai tenaga teknisi medis dan 12 provinsi yang mempunyai tenaga teknisi medis. Sedangkan Kelompok 3 memiliki 18 provinsi dengan frekuensi jumlah puskesmas, jumlah klinik, jumlah dokter umum, jumlah tenaga kefarmasian, keberadaan tenaga terapi fisik dan keberadaan teknisi medis

References

Bacher, J., Wenzig, K., & Vogler, M. (2004). SPSS Two Step Cluster A First Evaluation.

Departement Kesehatan Indonesia. (2018, Desember 1). Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf

Fitriani, N. (2009). Aplikasi Metode Two Step Cluster Pada Ukuran Data Berbeda (Studi Kasus: Data Potensi Desa 2006 untuk Wilayah Jawa Barat. Bogor: Skripsi, Institut Pertanian Bogor.

Hair, J., Anderson, R., Tatham, R., & Black, W. (1998). Multivariate Data Analysis, Five Edition. New Jersey: Prentice Hall.

Johnson, R., & Wichern, D. (2007). Applied Multivariate Statistical Analysis, Sixth Edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Juliana, Yozza, H., & Rahmi, I. (2014). Penggerombolan Kabupaten/Kota Di Indonesia Berdasarkan Fasilitas Kesehatan Dasar Menggunakan Metode Two Step Cluster. Jurnal Matematika, 3(2).

Mongi, C. (2015). Penggunaan Analisis Two Step Clustering untuk Data Campuran. Jurnal Matematika, 4(1).

Sari, N. (2006). Perbandingan Ukuran Jarak Log-Likelihood dan Euclidean Pada Pembentukan Gerombol dengan Menggunakan Analisis Two Step Cluster. Bogor: Skripsi.Institut Pertanian Bogor.

Shih, Y., Jheng, J., & Lai, L. (2010). A Two Step Method For Clustering Mixed Categorical and Numeric Data. Tamkang Journal Of Science and Engineering, 13(1).

Sumertajaya, I., & Erfiani. (2007). Analisis Gerombol Menggunakan Metode Two Step Cluster (Studi Kasus: Data Potensi Desa Sensus Ekonomi 2003 Wilayah Jawa Barat). Forum Statistika dan Komputasi, 12(1).

Downloads

Published

2021-03-22